About

Selamat Datang

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Perjalananku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjalananku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

Mars PMII

Inilah kami wahai Indonesia
Satu barisan dan satu cita
Pembela bangsa penegak agama
Tangan terkepal dan maju ke muka

Habislah sudah masa yang suram
Selesai sudah derita yang lama
Bangsa yang jaya Islam yang benar
Bangun tersentak dari bumiku subur

Denganmu PMII pergerakanku
Ilmu dan bakti kuberikan
Adil dan makmur kuperjuangkan
Untukmu satu tanah airku
Untukmu satu keyakinanku

Inilah kami wahai Indonesia
Satu angkatan dan satu jiwa
Putera bangsa bebas merdeka
Tangan terkepal dan maju ke muka

Pencipta Lagu: Sahabat Shaimoery WS.
Syair: Sahabat H. Mahbub Djunaedi

Senin, 22 Oktober 2012

KEINDAHAN DI WAKTU SHUBUH



Joyosuko, 23 Oktober 2012

Terdengar suara adzan telah di kumandangkan di masjid al-ikhlas. Sebuah Masjid dibelakang kost ku yang selalu ramai, penuh sesak ketika Shalat jum’at Tiba. Walaupun adzan sudah dikumandangkan tubuh ini enggan untuk berangkat ke masjid. Kakiku tetap bersila, telingaku tersumpal oleh lagu salah satu band besar di Indonesia, Mataku terpaku pada LCD Laptop, Jari jemariku sibuk otak atik Keyboard. Maklumlah karena dari tadi aku membuka file-file Laporan PKL yang sudah di kejar deadline.



Iqamah pun telah di kumandangkan, ku paksa tubuh ini bangun untuk berangkat kemasjid. Mencari sedikit penghidupan Akhirat dengan berjama’ah Shubuh. Pintu kost pun ku buka, dingin langsung menyerang tubuhku, sampai merasuk kedalam tulang-tulangku. Ingin rasanya aku masuk kekamar lagi untuk menikmati manfaat dari selimut kecilku. Kupaksa langkahku untuk tetap pergi kemasjid.



Langit masih sangat gelap, namun terasa sangat indah langit waktu itu. Kegelapan yang sedikit di taburi bintang dan bersih dari warna putih si awan. Kesunyiannya memberikan Hati ini ketenengan. Ku hirup Udara pagi untuk memenuhi Paru-paruku. Udara yang bersih yang belum banyak bercampur dengan Polutan. Begitu “Indah shubuh ini” memberikan jiwaku ketenangan.